Kamis, 12 November 2015

Review Tetsuwan Atom (Astro Boy)

Tetsuwan Atom atau lebih akrab disebut dengan Astro Boy adalah manga yang sangat terkenal dan merupakan anime pertama yang ditayangkan abroad. Diciptakan oleh seorang mangaka terkenal, Osamu Tezuka, Tetsuwan Atom sudah beberapakali mengalami remake dalam rentang waktu sejak pertamakali manganya diterbitkan, 1953 hingga sekarang ; dari Tetsuwan Atom versi hitam-putih (60's), Tetsuwan Atom versi berwarna (80's), Tetsuwan Atom (2003), Astro Boy the movie (2009), Little Astro Boy (2014) dan sekarang remake terbarunya sedang dalam proses pembuatan ; Astro Boy Reboot. Dan ternyata, tidak sebatas hanya animenya saja. Akira Himekawa pernah membuat manga Astro Boy doujinshi yang sempat terkenal sebanyak 3 volume berdasarkan anime versi tahun 2003. Tahun 2008 yang lalu, Urasawa Naoki membuat manga terkenal berjudul Pluto yang juga diambli dari manga Tetsuwan Atom chapter The Greatest Robot on Earth. Dan mulai tahun 2014  yang lalu, Tetsuro Kasahara juga sudah mulai membuat prekuel manga Astro Boy berjudul Atom The Beginning. Pendeknya, dari tahun 50-an hingga sekarang, Tetsuwan Atom (Astro Boy) tampaknya tetap eksis dan tak terlupakan.

Jujur saja, saya yang kelahiran tahun 90-an ini sebenarnya hanya sering nonton yang versi tahun 2003 saja. Pernah sih, sempat nonton 2 versi sebelumnya tapi cuma yang versi 03's saja yang paling saya suka. Mungkin karena konflik yang diceritaka lebih berat dan juga lebih seru (ok, ini pandangan subjektif). Alurnya maju-mundur dan sedikit ada perubahan plot dari manga aslinya.

Secara singkat, Tetsuwan Atom ini menceritakan kisah seorang robot muda bernama Atom (Astro) yang memiliki hati dan berkekuatan 100.000 hp serta memiliki kemampuan untuk terbang dengan roket yang terdapat di sepatu bootnya. Awalnya, Atom ini adalah seorang anak manusia bernama Tobio yang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas saat usianya baru mencapai 9 tahun. Ayahnya -Dr. Tenma- seorang ilmuwan robot jenius, menciptakan robot  yang menyerupai anaknya untuk mengobati rasa sedih yang ia rasakan. Namun karena Atom tidak bisa memenuhi ekspetasinya, Dr. Tenma meninggalkan Atom dan melupakannya. Atom yang masih membutukan cinta dan kasih sayang pun segera diadopsi oleh seorang Ilmuwan robot -Kepala Kementrian Ilmu Pengetahuan- bernama Dr. Ochanomizu dan menjadikan dirinya sebagai wali bagi Atom. Bahkan sampai membuatkan keluarga robot segala. Namun ini baru permulaan karena petualangan Atom yang sesungguhnya justru baru dimulai.

Terdapat sedikit perbedaan cerita pada tiap versi. Dalam versi manga asli dan anime tahun 60-an, Dr. Tenma merasa kecewa pada Atom karena robot yang sudah ia anggap seperti anaknya sendiri tidak bisa tumbuh seperti manusia (ugh, he's a scientist yet he expect a robot to grow?!) dan kemudian menjualnya pada seorang pemilik sirkus bernama Ham Egg, namun kemudian Atom diselamatkan oleh Dr. Ochanomizu dan dimulailah petualangan Atom menyelamatkan dunia (Yay!).


Versi tahun 80-an ceritanya kurang lebih sama. Bedanya, di sini Atom dijebak dan diculik oleh Ham Egg sehingga ia terpaksa bekerja untuk sirkus.
(Sumber : tezukainenglish.com)

Nah, yang versi tahun 2003 inilah yang mendapat rombakan secara besar-besaran. Beberapa karakter sengaja dihilangkan seperti kedua orangtua robot Atom, Cobalt (kakak Atom) dan Chitan (adiknya). But it's not a big deal since they're not too important characters. Plot di versi ini menitikberatkan pada kesenjangan sosial antara manusia sebagai masyarakat kelas satu dan robot sebagai masyarakat yang selalu tertindas hingga menciptakan sebuah perang besar antara tentara manusia dan robot (dipimpin oleh Blue Knight). Namun perpecahan ini sebenarnya dipicu oleh seorang konspirator, Mr. Lamp, yang amat membenci robot dengan AI. Atom yang percaya bahwa manusia dan robot bisa berteman pun sempat menjadi dilema karena harus memilih satu pihak; membela robot atau manusia. Tapi ending ceritanya juga cukup mengharukan lho :') Ah, lain kali aku mau buat postingan review khusus untuk Tetsuwan Atom versi 2003nya aja.

(Sumber : toonami.wikia.com)

Hm ... kalau versi movienya ... ya, bisa dibilang hampir kehilangan unsur Jepangnya. Terlalu Amerika, malah, tapi tetap layak untuk ditonton, kok. Malah kesannya seperti memberikan warna baru tersendiri untuk Astro Boy.  Versi ini lebih menceritakan Astro yang berusaha mencari jati dirinya setelah ia ditolak oleh ayahnya sendiri dan juga menghindari kejaran dari president tamak yang mengincar Blue Core, sumber energi Astro. Beberapa tokoh originalnya masih ada, tapi sedikit sekali. Karena konfliknya sederhana sih, jadi penonton mungkin sudah bisa menebak endingnya gimana. Oh, dan Tezuka sendiri juga menjadi salah satu tokoh di sini, lho XD

Saya baru sekali nonton Little Astro Boy dan ternyata itu untuk anak-anak. Kira-kira, setara dengan animasi Dora The Explorer. LOL XD

Astro Boy Reboot baru trailernya aja yang disiarkan lewat youtube. Di sini Astro terkesan lebih dewasa dan mirip Peter Pan.


Jujur saja, saya selaku fans Tetsuwan Atom, merasa senang karena hingga sekarang pun tokoh fiksi favorit saya ini terus-menerus dibuat remakenya dalam bentuk manga dan anime. Yah, semoga aja sampai saya jadi nenek-nenek nanti anime ini tetap eksis. We love you, Astro!!! (ok, ini lebay).

Eh, ngomong-ngomong, diantara keenam versi di atas, mana yang paling imut?

2 komentar:

  1. Well aku pikir astroboy ini agak heartwarming untuk ditonton , rada terharu gitu.. That makes me love astroboy

    Btw pernah aku ngayal pengen punya adek kek atom hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe... aku malah pernah berkhayal punya anak kayak astro :D

      Hapus

Nonton COCO

Poster Official COCO Bertambah satu lagi daftar movie animasi favorit saya. Yeah ... this movie was released in Indo by the end of last...