Senin, 14 Mei 2012

Perbedaan, Ciri-ciri dan Contoh Karya Sastra pada Setiap Angkatan



Ø  Angkatan ’20-an atau Angkatan Balai Pustaka
Disebut Angkatan Dua Puluhan karna novel yang pertama kali terbit adalah novel Azab dan Sengsara yang diterbitkan pada tahun 1921 oleh Merari siregar. Disebut pula sebagai Angkatan Balai Pustaka karna karya-karya tersebut banyak diterbitkan oleh penerbit Balai Pustaka.

·         Contoh ciri-ciri dan karya penting pada angkatan ’20-an 
Cirri-ciri
Karya Penting
pengarang
Puisinya berupa syair dan pantun

Alirannya bercorak romantic

Soal kebangsaan belum mengemuka

Gaya bahasa masih menggunakan perumpamaan
Azab dan Sengsara
Merari Siregar
Sitti Nurbaya
Marah Rusli
Salah Asuhan
Abdul Muis
Sengsara Membawa Nikmat
Tulis Sutan Sati

 Ø  Angkatan ’30-an atau Angkatan Pujangga Baru
Istilah Angkatan Pujangga Baru untuk karya-karya yang lahir tahun ’30-’40-an, diambil dari majalah Pujangga Baroe yang terbit tahun 1933. Disebut sebagai Angkatan Tiga Puluhan sebab sngkatan ini lahir pada tahun ’30-an.

·         Contoh ciri-ciri dan karya penting pada angkatan ’30-an

        Cirri-ciri
       Karya Penting
           pengarang
          Dinamis

            Individualistis

             Tidak persoalkan tradisi sebagai temanya

        Hasil karya bercorak kebangsaan
           Layar Terkembang
           S.T. Alisyahbana
            Belenggu
      Armin Pane
        Indonesia Tumpah Darahku
      Muhammad Yamin
           Nyanyian Sunyi & Buah Rindu
      Amir Hamzah
   
Ø  Periode ‘45
Disebut juga sebagai Angkatan Chairil Anwar  kerna perjuangan Chairil Anwar dalam melahirkan angkatan ’45 ini. Disebut juga sebagai angkatan kemerdekaan karna dilahirkan pada tahun Indonesia memproklamirkan kemerdekaan.

·         Contoh ciri-ciri dan karya penting pada periode ‘45
Ciri-ciri
karya
pengarang
Bebas
Individualistis
Universitalitas
realitas
Aku
Chairil Anwar
    Tiga Menguak Takdir
    Chairil Anwar, Asrul Sani, Riayi Apin
Atheis
     Achdiat Karta Mihardja
     Dari Ave Maria ke Jalan Lain Roma
Idrus
  Surat Kertas Hijau dan Wajah Tak Bernam
Sitor Situmorang

Ø  Angkatan ‘66
Nama Ankatan ’66 dicetuskan oleh Hans Bague Jassin melalui bukunya yang berjudul Angkatan ’66 bersamaan dengan kondisi politik Indonesia yan tengah kacau akibat PKI.

·         Contoh ciri-ciri karya penting pada Angkatan ‘66
Ciri-ciri
Karya
pengarang
Kebanyakan tentang protes terhadap social dan politik

      Mulai dikenal gaya epic pada puisi

         Banyak penggunaan gaya retorik dan slogan

     Cerita dengan berlatar perang
Pagar Kawat
Berduri
Toha Mochtar
Tirani dan Benteng
Taufiq Ismail
Pariksit
        Goenawan Mohammad
Para Priayi
Umar Kayam
        Mata Pisau dan Peluru Kertas
       Supardi Joko Damono


Ø  Angkatan ’70-an
·         Sekitar tahun ’70-an, muncul karya-karya sastra yang lain dari sebelumnya yang dimana tidak menekankan pada makna kata yang kemudian digolongkan kedalam jenis sastra kontemporer.

Contoh ciri-ciri dan karya penting pada angkatan ’70-an

Ciri-ciri
karya
pengarang
Diabaikannya unsur makna

Penuh semangat eksperimentasi

Beraliran surealistik

Dalam drama, pemain sering improvisasi
O, Amuk, Kapak
Sutardji Calzoum Bachri
Hukla
Leon Agusta
Wajah Kita
Hamid Jabar
Catatan Sang Koruptor
F. Ibrahim
Dandandik
Ibrahim Sattah


Ø  Angkatan ’80-an
Karya sastra Indonesia pada setelah tahun 1980 ditandai dengan banyaknya roman pecintaan karya sastrawan wanita yang menonjol pada masa tersebut.

·         Contoh ciri-ciri dan karya pada Angkatan ’80-an

Ciri-ciri
karya
pengarang
    Didominasi oleh roman percintaan

Konvensional : tokoh antagonis selalu kalah

         Tumbuh sastra beraliran pop

          Karya sastra tersebar luas diberbagai majalah dan penerbitan umum
Pulau Buru
       Pramoedya Ananta Toer
    Burun- Burung Manyar
Y.B Mangun Wijaya
Boko
Darman Moenir
       Ronggen Dukuh Paruk
Ahmad Tohari
Lupus
Hilman Hariwijaya


Ø  Angkatan Reformasi
Munculnya ankatann ini ditandai dengan dengan maraknya karya sastra yang bertemakan seputar reformasi. Sastrawan Angkatan Reformasi merefleksikan keadaan social dan politik yang terjadi pada akhir tahun 1990-an, seiring dengan jatuhnya Orde Baru.

·         Contoh ciri-ciri dan karya pada Angkatan Reformasi

Ciri-ciri
karya
pengarang
       Bertemakan social-politik

      Penuh kebebasan ekspresi dan pemikiran

          Menampilkan sajak-sajak peduli bangsa

Religious dan nuansa sufistik
Puisi Pelo

Widji Thukul
Resonansi Indonesia


           Ahmodun Yosi Herfanda
Di Luar Kota


      Acep Zamzam Noer
Abad yang Berlari
Afrizal Malna
Opera Kecoa
N. Rianto


Ø  Angkatan 2000
Angkatan ini ditandai dengan oleh karya-karya yang cenderung berani an vulgar dan kebanyakan mengadopsi begitu saja moral pergaulan bebas ala remaja Amerika. Tetapi pada masa ini, muncul jua fiksi-fiksi islami.

·         Contoh ciri-ciri dan karya pada Angkatan 2000

Ciri-ciri
karya
Angkatan
Karya cenderung vular

       Mulai bermunculan fiksi-fiksi islami

Muncul cyber sastra di internet

      Bahasa kerakyatjelataan
Saman

Ayu Utami
Atas Nama Malam

Seno umira Ajidarma
Supernova

Dewi Lestari
      Pulau Cinta di Peta Buta

Raudal Tanjung Banua
Ayat-Ayat Cinta
          Habiburrahman El-Shirazy










16 komentar: