Sabtu, 29 Maret 2014

Cerpen : Tidak Percaya Hantu


By : Tri Fani Rahayu


            15 tahun lalu, sesuatu yang menyeramkan dan menggenaskan terjadi di SMA Tunas Bangsa. Seorang siswi kelas 2 di SMA tersebut, terpeleset di lantai WC yang licin dalam keadaan terpelungkup. Terpeleset oleh lantai yang licin pastilah tidak akan membuatnya meninggal andai saja ia tidak membawa gunting tajam yang langsung menusuk menembus jantungnya ketika ia terpeleset. Dalam keadaan nafas yang nyaris berhenti, ia masih berteriak minta tolong dengan suara yang lirih. Tolong… tolong…. To..lo.nngg… tapi, tak ada yang mendengar hingga ketika jam pulang sekolah, ia ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa.


 Pihak sekolah berusaha membungkam masalah tersebut seolah tidak terjadi apa-apa. Namun, beberapa hari sejak kematian siswi tersebut, kejadian aneh mulai terjadi.


My Arrogant Boss

Gimana rasanya kalo kamu kerja dibawah pimpinan yang angkuh, sombong dan menganggap dirinya sendiri dewa yang membuat peraturan? Yang mana s...